Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

22 CARATERBAIK MENINGKATKAN TINGKAT KECERDASAN ANAK DARI USIA DINI|TIPS DAN CARA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK MULAI USIA DINI}

Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun – Untuk Para orang tua tentunya begitu sangat menginginkan anaknya menjadi seorang yang cerdas.

mendidik anak agar kecerdasaanya terangsang dari mulai masih kecil dapat di lakukan oleh para orang tua, bahkan saat mash dalam kandungan.

Orang tua harus memperhatikan beberapa aspek penting, misalnya seperti terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang Beberapa aspek penting harus di perhatikan oleh orang tua, misalnya seperti memenuhi kebutuhan biomedis dan juga kasih sayang orang tua kepada anak.

 

Tips Dan Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak Mulai Dari Usia Dini

Anak yang cerdas akan mampu berkonsentrasi saat menjalani proses belajar mengajar di sekolah, serta menangkap sesuatu hal dengan sangat baik. Umumnya anak-anak cerdas akan rajin belajar.  Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

 

Cara Serta Tips Meningkatkan Kecerdasaan Anak :

Arahkan Emosi Yang Baik Pada Anak

Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun – Menurut seorang profesor piskologi dan ilmu saraf Universitas Brigham Young di Provo Utah Hal yang penting untuk di lakukan adalah mengembangkan kecerdasan emosi anak.

Hal tersebut penting untuk perkembangan kognitif dan sosial anak. Orang tua harus membantunya belajar membaca isyarat emosional yang baik.  Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

Contoh Misalnya ketika anak sedang bermain, kemudian ada anak atau temannya yang tidak sengaja menabraknya.  itu.  Seperti mengatakan kepada sang Anak: “Maaf ya, sayang, temanmu ga sengaja. Ayo, bilang ke dia kalau kamu tidak apa-apa.”

 

Mereka akan lebih mampu mengatasi kegagalan yang ia dapatkan, dan ia pun akan merenungi setiap kesalahannya, lalu kemudian memecahkan masalahnya.

 

Beri Anak Stimulasi Sesuai Dengan Usia Dan Kondisinya

Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun – Perkembangan anak yang optimal pastilah sangat di inginkan oleh setiap orang tua.  Cukup banyak orang tua yang terjebak menjadi hurried parents, Yaitu orang tua yang tergesa-gesah memberikan setimulasi untuk anaknya.

Hal ini dijelaskan oleh Indri Savitri, Psi., M.Psi., Counseling & Education Manager dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI).

Supaya tidak menjadi ‘hurried parents’, pastikanlah terlebih dahulu anak anda sudah bisa mandiri, kemampuan anak sudah baik, dan anak sudah merasa aman dan nyaman.

Contohnya saat mengajarkan balita membaca di usia 2, 3, sampai 4 tahun, sebenarnya pada umur segitu, pengajaran anak hanya perlu sampai proses pengenalan saja|yang sebetulnya untuk anak umur segitu hanya perlu mengajarkan sampai proses pengenalan saja},  Para orang tua tidak perlu berharap atau memaksakan sang anak untuk menguasai sepenuhnya, karena akan ada waktunya anak bisa lebih mudah membaca dengan baik yaitu sekitar umur 5 tahun.

Untuk mengembangkan bakat anak, maka para orang tua wajib memberikan ruang untuk anaknya.  Ajaklah anak anda untuk mengikuti kegiatan Kalau anda masih belum yakin dengan bakat sang anak, atau bisa juga mengajaknya mencoba berbagai kursus.

Anak yang berbakat pada suatu bidang, akan terlihat sekali semangatnya ketika mengikuti kegiatan yang menjadi bakatnya tersebut.

Setelah itu, orang tua perlu memperhatikan anak menikmati kegiatan_kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan bakatnya itu.

 

Penuhi Kebutuhan Kasih Sayang Pada Anak

Seorang psikolog menjelaskan bahwa ciuman, pelukan, dan belaian merupakan hal yang sangat berharga untuk anak. Dengan anak merasa sangat dihargai oleh orang tuanya, akan memacunya untuk melakukan sesuatu yang positif.  Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

Kalau seorang anak mengangis, itu merupakan salah satu cara anak untuk mendapatkan perhatian dari orang tuanya.  {Jika kebutuhan cinta serta kasing sayang pada anak telah dipenuhi, maka anak tidak mudah menangis|Anak tidak akan mudah menangis jika.

Untuk itu, orang tua harus memperhatikan suasana hati anak. Mood sangat mempengaruhi semangat belajar anak.

Anak akan lebih bersemangat serta akan lebih mudah menyerap apa yang di pelajari ketika suasana hatinya sedang baik dan bahagia.

Cinta yang di berikan orang tua kepada anaknya akan, memberikan manfaat yang luar biasa untuk anak, sebab anak sangat membutuhkan kasih sayang dan cinta dari orang tua nya.

Pemberian kasih sayang berlaku sejak anak masih ada di dalam kandungan.  Seorang ibu harus menerima kehamilan dan kehadiran bayi dengan hati yang ikhlas dan bahagia.   Tanpa kasih sayang, tumbuh kembang bayi akan mengalami masalah besar.

Masalah sering timbul pada seorang wanita karier yang hamil, dirinya justru merasa terbebani serta khawatir bahwa kehamilannya dan kehadiran anak akan mengganggu pekerjaannya.

Perkembangan bayi di dalam kandungan dapat terangsang oleh keadaan di luar.  Kalau seorang ibu hamil suasana hatinya sedang dalam keadaan bahagia, maka didalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat ras bahagia, dan menjadikan bayi dalam kandungannya ikut bahagia.

Adapun jika si ibu selalu merasa tertekan, gelisah, merasa terbebani dan stress, maka akan melepaskan zat_zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga akan menstimulasi bayi menjadi ikut gelisah.

 

Ada kebiasaan yang sering kita lihat, yaitu kebiasaan ibu hamil mengelus-elus perutnya, Tahukah anda ternyata itu sangat bermanfaat baik untuk perkembangan bayi. Setimulasi pada umumnya akan sangat efektis disaat usia kehamilan telah memasuki diatas enam bulan.

 

Ajarkan Kemandirian Dan Tanggung Jawab Sejak Usia Dini

Orang tua yang memiliki rasa khawatir terhadap anak nya adalah sebuah hal yang wajar, tetapi untuk khawatir juga ad batasaanya, jangan sampai orang tua khawatir berlebihan terhadap anaknya.  Sehingga supaya anak bias tumbuh menjadi anak yang cerdas, jangan lagi berlebihan mengkhawatirkan si kecil.  Sangatlah penting bagi orang tua untuk menaruh kepercayaan kepada anak, dan dengan apa yang anak mereka lakukan, akan tetapi disamping itu orang tua harus juga mengawasinya, dengan begitu kalau ada kekeliruan maka orang tua bisa segera meluruskannya.

 

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

Pada umum nya anak_anak cenderung mempunyai rasa keingintahuan yang sangat tinggi.  Biasanya anak akan selalu bertanya, disaat ia menemukan suatu benda ataupun suatu hal yang baru ia jumpai.  Orang tua sebaiknya mengetahui hal ini.  Ketika sang anak bertanya kepada orang tuanya, maka orang tua harus memperhatikan dengan baik, lalu kemudian menjawabnya.

Motivasi terkuat bagi seorang anak untuk mengetahui sesuatu adalah rasa penasaran. Rasa penasaran bisa menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas seseorang.  Maka rasa penasaran yang ada pada diri seorang anak adalah hal yang baik, akan tetapi harus di barengi dengan bimbingan dari orang tua.  Jangan sampai rasa penasaran anak mengarah pada hal-hal yang tidak baik.

Rasa penasaran ini mendorong anak untuk menguasai kemampuan dalam menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan bernalar baik.  Rendahnya rasa penasaran dalam diri anak, menjawab pertanyaan mengapa anak mempunyai motivasi serta konsentrasi yang rendah, meskipun anak sudah diberikan berbagai les.

 

Yang Menyebabkan Rendahnya Rasa Ingin Tahu Seorang Anak

Pada dasarnya anak terlahir dengan rasa penasaran yang sangat tinggi, mereka sangat suka sekali menanyakan suatu hal yang mungkin itu sangat sepele untuk orang dewasa.

 

Orangtua yang tidak memahami psikologi anak, merasa kesal dan juga pusing mendengar anaknya bertanya pertanyaan yang sepele menurut orang tua.  Apalagi kepribadian orang tua yang sangat mudah marah, yang membuat anak “kapok” untuk bertanya.

 

Tak jarang orangtua memberikan jawaban dengan hentakan dan suara yang keras.  Sehingga anak menganggapnya bahwa mereka tidak boleh bertanya. Kalau bertanya mama/papa nanti marah.  Hal ini mengakibatkan dampak serius, membuat anak memiliki rasa penasaran yang rendah dalam mengetahui sesuatu.  Kesalahan yang di lakukan oleh banyak orang tua adalah  tidak pernah mengajarkan anaknya berbagi apa yang ada di fikiranya secara bebas dan terbuka.

Orang tua juga mudah untuk menyatakan bahwa anaknya bersalah.  Orangtua hanya melihat dari sudut pandangnya sendiri tanpa melihat dari sudut pandang anak.  anak tidak di berikan kebebasan oleh orang tuanya untuk menyuarakan pikiran dan juga isi hatinya.  Hal ini akan berdampak buruk untuk psikologinya, jika anak tidak di beri kebebasan untuk berpendapat.  Rasa percaya diri serta rasa keingintahuannya akan menurun derastis.

 

Siapkan Waktu Luang Untuk Anak Anda

Orang tua selalu sibuk bekerja, sehingga ketika anak datang dan ingin diperhatikan, maka tidak sedikit orang tua akan menyuruh anaknya pergi.  Ini adalah sebuah kesalahan.   Memang benar Anda sangat lelah setelah bekerja, tapi terlalu sering mengacuhkan anak, akan membuat anak kurang perhatian.  Anak yang kurang perhatian dari lingkungannya, umumnya mengakibatkan kurang kreatif.

 

Jangan Memaksakan Anak Untuk Belajar Terlalu Keras

Terlalu mendorong anak untuk belajar seharian, sehingga anak belajar terlalu keras, justru akan berdampak buruk untuk otak anak.  Kecuali jika anak yang memiliki keinginan sendiri untuk belajar seharian (bukan paksaan).

 

tumpul ketika ia sudah besar, jika para orang tua terlalu memaksakan anaknya untuk belajar dengan keras di waktu kecilnya.  Sehingga banyak ditemukan anak yang saat kecil terlihat super pintar, tetapi saat sudah besar malah “oon”.  Untuk itu, orang tua hanya memotivasi anak agar rajian belajar.  Biarkan anak belajar sesuai kemampuannya.  Terkadang anak semangat belajar, dan terkadang tidak, hal ini tergantung dari mood anak, sehingga sulit dipaksakan.

 

Menjadi Teladan Untuk Anak

Seorang  Anak  di gambarkan sama seperti kertas putih yang akan mencontoh apa yang dilihatnya.  Seorang anak yang melihat orang tuanya sebagai sosok yang sangat disiplin waktu, membuat anak akan menghargai waktunya.  Jadi kalau orang tua menginginkan anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas dan pintar, maka jadilah teladan yang baik dan positif bagi anak. Akan lebih baik lagi jika para orang tua sepenuhnya mampu mendidik anaknya, misalnya kalau orang tua ingin anaknya jago dalam ilmu matematika maka orang tuanyalah yang mengajarkannya.

 

Sangat beruntung bagi seorang anak yang mempunyai orang tua yang hebat dalam banyak hal, sehingga anak akan memperoleh banyak manfaat dari orang tuanya.

Bukan hanya dalam masalah matematika atau pelajaran sekolah, termasuk hal yang umum seperti cara bergaul yang baik dengan teman, dll.

 

Berikan Pertanyaan Untuk Memancing Ide Anak

Ada baiknya jika orang tua menanyakan beberapa pertanyaan kepada anak, contonya seperti bagaimana harinya di sekolah, jika liburan nanti paling enak kemana, dan pertanyaan ringan lainnya yang sekiranya membuat anak menjadi semangat untuk menjawabnya.

Hal ini mampu mendorong anak untuk memikirkan berbagai ide-ide baru, sehingga anak terbiasa terlatih otaknya / pikirannya sejak ia kecil, yang memacu anak tumbuh menjadi sosok yang cerdas nantinya.

 

Bangun Suasana Keluarga Yang Hangat

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa suasana di dalam rumah yang sangat berpengaruh untuk perkembangan fungsi kognitif serta ketrampilan anak.  Contoh rumah yang tidak mempunyai suasana hangat adalah orang tua yang suka bersikap keras, membuat anak lebih beresiko terhadap masalah ketrampilannya.

 

Mengatur Jam Tidur Anak

Kemampuan otak anak tidak akan optimal, jika tidurnya tidak berkualitas.  Maka orang tua harus memperhatikan kualitas tidur sang anak, pastikan anak sudah tidur sebelum jam 9 malam, dan pastikan juga anak tidur dalam keadaan yang  nyaman, ada baiknya juga jika lampu di matikan ketika anak tertidur.

Dengan tidur yang berkualitas maka akan  menghasilkan dampak positif bagi aspek fungsi kognitif anak, termasuk juga perhatian, memori, pemecahan masalah dan juga dalam pengambilan keputusan.

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa anak_anak yang tidurnya tidak berkualitas akan beresiko mengalami kesulitan dalam konsentrasi dengan pelajaran, sehingga anak cenderung berperilaku buruk saat di sekolah.

 

Memenuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Anak

Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat bagi organ otak.  Memenuhi asupan omega-3 untuk anak, dengan begitu berarti sudah membantu anak agar dapat berkonsentrasi, mempunyai memori dan perhatian yang baik.  Ciri Ciri Anak Pintar Umur 5 Tahun

Untuk memenuhi lemak omega-3, para orang tua bisa memberikan suplemen ikan dan juga makanan yang kaya dengan lemak omega-3 dan DHA.

 

Dorong Anak Agar Rajin Berolahraga

Olahraga dengan teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh secara umum, termasuk kesehatan organ otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Medical College of Georgia di Augusta menemukan bahwa disaat anak-anak yang kelebihan berat badan di usia 7 hingga 11, disuruh berolahraga selama 20 sampai 40 menit dalam sehari ternyata setelah 13 minggu, anak_anak tersebut mengalami perbaikan fungsi kognitif otak. Sehingga mereka menjadi mampu untuk menyerap pelajaran.

Anak yang senang berolahraga akan mempunyai daya pikir serta daya ingat yang baik.  Jenis olahraga yang diberikan untuk anak bisa bervariasi, misalnya jogging, bersepeda, berenang, dll.

 

Mengenalkan Permainan Edukatif Pada Anak

Orang tua dapat memberikan bentuk permainan sederhana tetapi edukatif, seperti teka-teki yang membutuhkan ketrampilan, membutuhkan strategi dan juga membutuhkan kemampuan memori untuk menyelesaikannya.

Orang  tua dapat membatasi waktu menonton tv anak, dengan memberikan permainan edukatif.

Karena jika terlalu banyak waktu untuk menonton TV dan bermain video game, ternyata oleh para ahli dan peneliti telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan, konsumsi makanan tidak bergizi, dan banyak masalah kesehatan.

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa siswa yang menghabiskan lebih banyak waktu menonton TV dalam seminggu, tidak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya saat di sekolah.

Sebuah lembaga di bagian negara America, menyarankan untuk membatasi waktu menonton tv anak, dan maksimal anak menonton tv ialah hanya 2 jam per hari.

 

Berikan Asupan Buah Dan Sayuran

Buah serta sayuran yang kaya dengan vitamin serta mineral dapat meningkatkan kesehatan phytochemical. Buah dan sayuran kaya akan kandungan antioksidan, yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas dan juga melindungi perkembangan organ otak anak.  Sebuah studi yang dilakukan pihak University of Southampton di Inggris, menemukan hasil penelitiannya bahwa anak yang mengkonsumsi sayuran dan juga buah memiliki skor IQ yang lebih tinggi.

 

Membantu Anak Mengatasi Stress Yang Mereka Alami

Kondisi stress seorang anak, dapat beresiko tinggi mengganggu fungsi otak. Menurut penelitian yang di lakukan terhadap anak anak yang berusia 9 sampai 12 tahun menemukan bahwa anak anak yang sedang mengalami stress bisa mendapatkan nilai ujian yang lebih buruk daripada anak yang tidak stres. Terutama ujian yang melibatkan kecepatan memori dan perhatian.

 

Sehingga penting bagi orang tua untuk memperhatikan kondisi psikologi anak, ajaklah anak berkomunikasi untuk mengetahui apakah dirinya mengalami masalah dengan teman-temannya.

 

 

Akrabkan Anak Dengan Alam Sekitar

Beraktivitas di luar rumah mampu meningkatkan konsentrasi, kontrol implus serta memori.

Jadi biarkanlah anak anda bermain di luar rumah ,kurang lebih selama 30 menit. Anak bisa menghabiskan waktu di alam dengan membaca buku di taman, bersepeda sampai bermain sepak bola.  Tapi harus di perhatikan juga jangan sampai anak terlalu lama bermain di luar.  Lalu pastikan teman_teman anak di luar adalah anak yang baik-baik. Karena kalau teman anak Anda adalah anak yang buruk, dapat berakibat buruk juga pada anak Anda, demikian sebaliknya.

 

Rapikan Rumah

Pikiran juga akan menjadi kacau jika keadaan rumah berantakan.  Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa keadaan rumah yang berantakan dapat mempengaruhi intelektual seorang anak.

Selain itu hindari juga kebisingan di dalam rumah.  Jika lingkungan rumah Anda rentan dengan kebisingan dari luar, lakukan langkah_langkah seperti alat peredam kebisingan, memasang jendela ganda, tirai yang berat, dll.

 

Belajar Bersama Anak

Tidak Sedikit orang tua yang menyuruh anaknya untuk jadi sosok yang pintar, akan tetapi mereka sendiri malsa-malasan.  Jadi seharusnya jika anaknya rajin orang tuanya juga harus rajin.  Orang tua bisa melakukan belajar bersama dengan anak, dan juga melakukan tanya jawab dengan anak.

Kalau orang tua malas mendidik anak, maka bersiap-siaplah anak akan menjadi seseorang yang kurang baik.

Artikel ini persembahan jauntyamara.com, bila dirasa bermanfaat silahkan dishare

Artikel yang lain

Celana Kerja Big Size

celana kerja pinggang karet

celana panjang modis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *