Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

22 CARATERBAIK MENINGKATKAN TINGKAT KECERDASAN ANAK DARI USIA DINI|TIPS DAN CARA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK SEJAK USIA DINI}

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas – Untuk Para orang tua tentunya begitu sangat menginginkan anaknya menjadi orang yang cerdas.

mendidik anak agar kecerdasaanya terangsang dari mulai masih kecil bisa di lakukan oleh para orang tua, bahkan saat mash dalam kandungan.

Orang tua harus memperhatikan beberapa aspek penting, misalnya seperti terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang Beberapa aspek penting harus di perhatikan oleh orang tua, misalnya seperti memenuhi kebutuhan biomedis dan juga kasih sayang orang tua kepada anak.

 

Tips Serta Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak Sejak Usia Dini

Anak yang cerdas pasti mampu berkonsentrasi saat menjalani proses belajar mengajar di sekolah, dan menangkap sesuatu hal dengan sangat baik. Umumnya anak-anak cerdas akan rajin belajar.  Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

 

Cara meningkatkan kecerdasan anak:

Mengarahkan Emosi Baik Pada Anak

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas – Menurut Ross Flom, seorang profesor psikologi dan ilmu saraf di Universitas Brigham Young di Provo, Utah, meningkatkan kecerdasan emosional anak ialah hal yang penting dilakukan.

Hal tersebut sangat penting di lakukan sebab sangat berpengaruh pada perkembangan kognitif dan sosial anak. Orang tua perlu membantunya belajar membaca isyarat emosional yang baik.  Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

Sebagai contoh, saat anak sedang bermain, lalu dengan tidak sengaja ada anak lain yang menabraknya.  itu.  Misalnya dengan mengatakan pada anak: ”Maaf ya sayang, tadi teman kamu tidak sengaja, ayo bilang ke teman kamu, kalo kamu tidak apa_apa.”

 

Sehingga orang tua harus membantu anak untuk bias memahami bahwa hal itu adalah kecelakaan, sehingga ia tidak perlu marah serta dendam kepada anak yang tak sengaja menabraknya. Dengan hal itu anak juga akan mulai terlatih untuk memperhatikan setiap kejadian-kejadian yang di alaminya.

Adapun, kalau anak berpikir bahwa kejadian itu adalah disengaja dan menjadikan dendam kepada temannya itu.  Hal tersebut sangatlah tidak baik, sebab anak akan tumbuh dengan kemampuan akademis, kognitif, dan juga sosial yang buruk.

Untuk memacu kecerdasaan anak, ajarkanlah emosi yang positif.  Anak akan memiliki kecerdasan emosional yang bagus, yang sangat penting dalam pergaulan sosialnya hingga dia dewasa.

 

Memberikan Sarapan Pagi Untuk Anak Secara Rutin

 

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas – Ulm University, jerman, telah melakukan sebuah penelitian, dan mereka menemukan hasil dari penelitian tersebut bahwa pelajar yang selalu mengawali harinya dengan sarapan pagi, memiliki ingatan yang tajam dan lebih waspada di bandingkan dengan yang tidak sarapan pagi.

Sebuah studi di Inggris, menemukan bahwa sarapan pagi yang memberikan asupan karbohidrat kompleks membantu anak-anak mempertahankan kemampuan mentalnya.  Sehingga anak mempunyai kemampuan yang bagus didalam perhatian, daya pikir dan daya ingatnya.

Berilah anak anda sarapan yang sehat seperti, Buah, sereal gandum, susu rendah lemak, atau juga makanan yang kaya akan protein misalnya seperti telur dan kacang-kacangan.

Dilansir dari tribunnews..com, dengan sarapan pada pagi hari akan cenderung menekan nafsu makan di siang hari, serta bermanfaat untuk mengembalikan metabolisme tubuh dan menjaga mood atau suasana hati.

Anak-anak yang rutin sarapan bisa meningkatkan daya ingat dan daya konsentrasi saat belajar di sekolah.

 

Glukosa yang terkandung di dalam makanan yang dikonsumsi disaat sarapan, berguna untuk mekanisme daya ingat anak.

Sebuah penelitian oleh Semeon dan Mc Gregor pada tahun 1998,  menerangkan bahwa anak yang terbiasa sarapan IQ nya lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak terbiasa sarapan.

Menu sarapan harus seimbang, kadar lemak tidak boleh terlalu tinggi, harus kaya serat dan juga protein, untuk porsinya jangan sampai berlebihan.

 

Pujilah Anak Dengan Cara Yang Benar

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa, dengan mendapatkan pujian anak anak akan lebih giat dan bekerja keras, dan dirinya akan terpacu melakukan hal yang lebih baik. Pujian yang paling berpengaruh bagi anak adalah pujian dari orang tuanya.

Pujian disini bukan di maksudkan untuk memuji kepintarannya, tetapi untuk memuji setiap usaha yang di lakukan.

Oleh karena itu, dari pada orang tua mengatakan kepada anaknya ”Kamu pintar sekali,”. Lebih baik orang tua mengatakan, “ Kamu pasti belajar sangat rajin hingga bisa mendapatkan nilai seperti ini”.

Dengan begitu akan menimbulkan pemikiran yang baik, yaitu ia akan yakin dengan kemampuan dirinya, yang nanti akan mendapatkan manfaat . yang sangat baik dari apa yang sudah ia kerjakan

Hal ini sangat bermanfaat baik untuk tumbuh kembang anak, sebuah penelitian panjang yang di lakukan kurang lebih selama 30 tahun.  Hasil dari penelitian tersebut menunjukan bahwa anak anak yang di besarkan dengan ‘growth mindset’ akan mempunyai perkembangan yang baik secara akademik.  Mereka lebih mampu untuk mengatasi kegagalan yang mendera, merenungkan kesalahan, dan memecahkan masalah.

 

Memberikan Anak Stimulasi Sesuai Dengan Usia Dan Kondisi Sang Anak

Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas – Perkembangan anak yang optimal pastilah sangat di inginkan oleh setiap orang tua.  Namun, Kebanyakan orang tua terjebak menjadi hurried parents, yaitu terkesan terburu_buru didalam memberikan stimulasi untuk anak.

Hal ini di paparkan oleh Indri Savitri, Psi., M.Psi., Counseling & Education Manager dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI).

Supaya tidak menjadi ‘hurried parents’, pastikanlah terlebih dahulu anak anda telah mandiri, kemampuan anak sudah baik, dan anak sudah merasa aman dan nyaman.

Contoh sederhana pada anak balita, ketika mengajarkan baca di usia 2, 3, 4 tahun, sebenarnya pada umur segitu, pengajaran anak Cuma perlu sampai proses pengenalan saja|yang sebenarnya untuk anak umur segitu Cuma perlu mengajarkan sampai proses pengenalan saja},  tidak perlu terlalu berharap anak menguasai sepenuhnya pada umur tersebut nantinya, di usia matangnya yaitu 5 tahun, anak bisa lebih mudah untuk dapat membaca dengan baik.

Untuk mengembangkan bakat anak, maka para orang tua wajib memberikan ruang untuk anaknya.  Ajaklah anak anda untuk mengikuti kegiatan Kalau anda masih belum yakin dengan bakat sang anak, atau bisa juga mengajaknya mengikuti berbagai kursus.

Anak yang berbakat pada suatu bidang, akan terlihat sekali semangatnya saat mengikuti kegiatan yang menjadi bakatnya tersebut.

Dan orang tua juga harus mengamati anaknya, ketika melakukan kegatan_kegiatan yang berkaitan dengan perkembangan bakatnya itu.

 

Penuhi Kebutuhan Kasih Sayang Pada Anak

Seorang psikolog menjelaskan bahwa ciuman, pelukan, dan belaian merupakan hal yang sangat berharga untuk anak. Dengan anak merasa sangat dihargai oleh orang tuanya, akan memacunya untuk melakukan sesuatu yang positif.  Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

Menangis yang dilakukan oleh anak, merupakan salah satu cara agar mendapatkan perhatian.  {Kalau kebutuhan cinta dan kasing sayang pada anak sudah dipenuhi, maka anak tidak mudah menangis|Anak tidak akan mudah menangis kalau] kebutuhan kasih dan sayangnya sudah terpenuhi.

Mood sangat mempengaruhi semangat belajar anak, maka dari itu orang tua harus memperhatikan suasana sang anak.

Anak akan lebih bersemangat serta akan lebih mudah menyerap apa yang di pelajari ketika suasana hatinya sedang baik dan bahagia.

Cinta yang di berikan orang tua kepada anaknya akan, memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk anak, sebab anak sangat menginginkan kasih sayang dan cinta dari orang tua nya.

Sejak anak masih dalam kandungan saat itu juga sudah mulai berlaku pemberian kasih sayang kepada anak.  Seorang ibu harus mau menerima kehamilan dan kehadiran bayi dengan hati yang ikhlas dan bahagia.   Tanpa adanya kasih dan sayang dari seorang ibu, tumbuh kembang bayi bisa mengalami masalah besar.

Masalah sering timbul khusunya pada seorang wanita karier yang hamil, dirinya justru merasa terbebani serta khawatir bahwa kehamilannya dan juga kehadiran anak akan mengganggu pekerjaannya.

Kondisi seperti apapun di luar bisa merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya.  Jika ibu hamil merasa gembira, maka dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat_zat rasa bahagia, sehingga bayi dalam kandungannya ikut merasa bahagia.

Namun jika seorang ibu hamil selalu merasa tertekan, gelisah, merasa terbebani dan juga stress, maka itu akan melepaskan zat_zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman, sehingga akan menstimulasi bayi menjadi gelisah.

 

Ada kebiasaan yang sering kita lihat, yaitu kebiasaan ibu hamil mengelus_elus perutnya, Tahukah anda ternyata itu sangat bermanfaat baik untuk perkembangan bayi. Setimulasi pada umumnya bisa sangat efektis pada saat usia kehamilan telah memasuki diatas enam bulan.

 

Ajarilah Anak Kemandirian Serta Tanggung Jawab Sejak Usia Dini

Orang tua yang memiliki rasa khawatir terhadap anak nya adalah sebuah hal yang wajar, tetapi untuk khawatir juga ad batasaanya, jangan sampai orang tua khawatir berlebihan terhadap anaknya.  Sehingga agar anak bias tumbuh menjadi anak yang cerdas, jangan lah berlebihan mengkhawatirkan si kecil.  Sangatlah penting bagi orang tua untuk bisa menaruh kepercayaan kepada anak, dan dengan apa yang anak mereka lakukan, namun disamping itu orang tua harus juga mengawasinya, dengan begitu seandainya ada kekeliruan maka orang tua bisa segera meluruskannya.

 

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

Anak-anak cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.  Ketika ada hal-hal atau suatu benda yang belum pernah ia lihat, maka anak biasanya akan bertanya.  Sebagai orangtua hendaknya mengetahui hal ini.  Orang tua disaat ditanya oleh anaknya, maka berikan perhatian yang baik, jawab atau jelaskan mengenai hal yang di tanyakan oleh anak.

Rasa penasaran menjadi motivasi kuat dari seseorang untuk dapat mengetahui apa yang diinginkan. Kreativitas seorang anak dapat tumbuh dan berkembang karena rasa penasaran.  Sehingga rasa penasaran pada anak adalah hal yang baik, namun perlu bimbingan orang tua.  Sehingga tidak jarang ditemukan anak yang kecilnya terlihat super pintar, tetapi setelah besar malah “oon”.  Untuk itu peranan orang tua hanyalah memotifasi anak agar anak mempunyai kemauan untuk belajar .  Biarkanlah anak belajar sesuai dengan kemampuan yang ia miliki.  Terkadang anak sangat  giat serta semangat untuk belajar, namun terkadang juga sang anak sangat malas untuk belajar, jadi hal ini menunjukan semua itu tergantung dari mood sang anak.

 

Jadilah Teladan Bagi Anak

Seorang  Anak  di gambarkan seperti kertas putih yang akan mencontoh apa yang dilihatnya.  Seorang anak yang melihat orang tuanya sebagai sosok yang sangat disiplin waktu, membuat anak akan menghargai waktunya.  Jadi jika orang tua menginginkan anaknya tumbuh menjadi orang yang cerdas dan pintar, maka jadilah contoh yang baik dan positif bagi anak. Akan lebih baik lagi kalau para orang tua sepenuhnya mampu membimbing anaknya, misalnya jika orang tua ingin anaknya ahli matematik maka orang tuanyalah yang mengajarkannya.

 

Sangat beruntung seorang anak yang mempunyai orang tua yang hebat dalam banyak hal, sehingga anak akan memperoleh banyak manfaat dari orang tuanya.

Bukan saja dalam hal matematika atau pelajaran sekolah, termasuk hal yang umum seperti cara bergaul yang baik dengan teman, dll.

 

Berikan Pertanyaan Untuk Memancing Ide Anak

Orang tua dapat menanyakan beberapa pertanyaan kepada anak, seperti bagaimana harinya di sekolah, atau dimana liburan paling menyenangkan menurutnya, dan semacamnya dari pertanyaan_pertanyaan ringan namun bisa membuat anak semangat untuk menjawabnya.

Hal ini akan mendorong anak untuk memikirkan berbagai ide-ide baru, sehingga anak menjadi terlatih otaknya atau pikirannya sejak ia kecil, yang memacu anak tumbuh menjadi sosok yang cerdas nantinya.

 

Bangun Suasana Keluarga Yang Hangat

Menurut para ahli suasana dalam rumah yang stabil serta tenang bisa mempengaruhi perkembangan fungsi kognitif dan keterampilan anak.  Contoh rumah yang tidak memliki suasana hangat adalah orang tua yang selalu bersikap keras, membuat anak lebih beresiko terhadap masalah ketrampilannya.

 

Mengatur Jam Tidur Anak

Kemampuan otak anak tidak akan optimal, kalau tidurnya tidak berkualitas.  Sebaiknya orang tua memperhatikan kondisi tidur anak, pastikanlah anak sudah tidur pada jam 9 malam, dan pastikan tidurnya nyaman, baiknya lampu kamar tidur dimatikan.

Dengan tidur yang berkualitas maka akan  menghasilkan dampak positif bagi aspek fungsi kognitif anak, termasuk perhatian, memori, pemecahan masalah dan juga dalam pengambilan keputusan.

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa anak_anak yang tidurnya tidak berkualitas lebih beresiko mengalami kesulitan dalam konsentrasi pada pelajaran, sehingga anak cenderung berperilaku buruk saat di sekolah.

 

Memenuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Anak

Asam lemak omega-3 bermanfaat baik untuk perkembangan fungsi otak.  Memenuhi asupan omega-3 untuk anak, berarti sudah membantu anak agar dapat berkonsentrasi, memiliki memori serta perhatian yang baik.  Cara Mendidik Anak Supaya Menjadi Anak Yang Cerdas

Orang tua dapat memberikan suplemen minyak ikan dan juga makanan yang kaya oleh asam lemak omega-3 dan DHA.

 

Dorong Anak Agar Rajin Berolahraga

Olahraga secara teratur penting sekali untuk kesehatan tubuh secara umum, termasuk juga kesehatan organ otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan pihak Medical College of Georgia di Augusta menemukan bahwa saat anak_anak yang kelebihan berat badan di usia 7 sampai 11, diminta berolahraga selama 20 atau 40 menit dalam sehari ternyata setelah 13 minggu, anak_anak tersebut mengalami perbaikan fungsi kognitif otak. Sehingga mereka lebih mampu untuk menyerap pelajaran.

Anak yang sering berolahrga, bermanfaat agar mempunyai daya pikir dan daya ingat yang baik.  Jenis-Jenis olahraga yang diberikan untuk anak bisa bervariasi, misalnya seperti jogging, bersepeda, berenang, dll.

 

Mengenalkan Permainan Edukatif Pada Anak

Orang tua bias mengenalkan bentuk permainan sederhana tetapi edukatif, contohnya teka_teki yang membutuhkan ketrampilan, membutuhkan strategi serta membutuhkan kemampuan memori untuk menyelesaikannya.

Dengan memberikan permainan edukatif pada anak, tanpa disadari orang tua dapat membatasi waktu menonton TV anak.

Karena jika terlalu banyak waktu untuk menonton TV dan bermain video game, ternyata oleh para ahli dan juga peneliti telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan, konsumsi makanan tidak bergizi, serta banyak masalah kesehatan.

Para peneliti juga menyebutkan bahwa kalau seorang pelajar menghabiskan waktu hari minggunya hanya untuk menonton tv, maka dia tidak mampu menunjukan kemampuan terbaiknya di sekolah.

Lembaga American Academy of Pediatrics, merekomendasikan untuk membatasi waktu menonton TV anak adalah maksimal dua jam per hari.

 

Memberikan Asupan Buah Dan Juga Sayuran

Untuk membantu meningkatkan kesehatan phytochemical maka anak perlu di beri asupan buah dan juga sayuran yang kaya dengan vitamin serta mineral. Buah dan juga sayuran kaya akan kandungan antioksidan, yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas dan melindungi perkembangan organ otak anak.  Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak anak yang sering mengkonsumi buah dan sayuran mempunyai IQ yang lebih tinggi di bandingan dengan mereka yang tidak sama sekali mengkonsumsinya.

 

Membantu Anak Mengatasi Stress Yang Mereka Alami

Hal itu karena kondisi stres yang dialami oleh anak, beresiko tinggi mengganggu fungsi pada otak. Menurut penelitian yang di lakukan terhadap anak_anak yang berusia 9 sampai 12 tahun menemukan bahwa anak-anak yang sedang mengalami stress bisa mendapatkan nilai ujian yang lebih buruk daripada anak yang tidak stres. Terutama ujian yang melibatkan kecepatan memori serta perhatian.

 

Jadi sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan kondisi psikologi anak, ajaklah anak berkomunikasi untuk mencari tahu apakah dirinya sedang mengalami masalah dengan teman-temannya.

 

 

Akrabkan Anak Dengan Alam Sekitar

Beraktivitas di luar rumah mampu meningkatkan konsentrasi, kontrol implus serta memori.

Untuk itu, biarkan anak selama 30 menit bermain-main di alam sekitar. Banyak cara untuk menghabiskan waktu di alam bebas misalnya dengan membaca buku di taman, bersepeda, hingga main sepak bola.  Tapi harus di perhatikan juga jangan sampai anak terlalu lama bermain di luar.  Terus pastikan teman_teman anak di luar adalah orang yang baik-baik. Sebab kalau anak Anda mempunyai teman yang buruk, akan berakibat buruk juga pada anak anda.

 

Rapikan Rumah

Pikiran juga akan menjadi kacau jika keadaan rumah berantakan.  Penelitian mengungkapkan bahwa keadaan rumah yang berantakan dapat mempengaruhi fungsi intelektual anak.

Selain itu hindari kebisingan di dalam rumah.  Namun jika lingkungan rumah Anda rentan terhadap kebisingan dari luar, lakukan langkah_langkah seperti alat peredam kebisingan, memasang jendela ganda, tirai yang berat, dll.

 

Belajar Bersama Anak

Pada umumnya orang tua memaksa anak mereka untuk menjadi sosok yang pintar, tetapi mereka sendiri malah malas-malasan.  Jadi seharusnya jika anaknya rajin orang tuanya juga harus rajin.  Orang tua bisa belajar bersama anak, melakukan tanya jawab dengan anak, dan hal hal lainnya.

Jika orang tua malas untuk mendidik anak, maka bersiap-siaplah anak akan menjadi orang yang kurang baik.

Artikel ini persembahan jauntyamara.com, bila dirasa bermanfaat silahkan dishare

Artikel yang lain

Celana Kerja Big Size

celana kerja pinggang karet

celana panjang modis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *