Anak Indonesia Pintar Matematika

22 CARATERBAIK MENINGKATKAN TINGKAT KECERDASAN ANAK DARI USIA DINI|TIPS SERTA CARA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK SEJAK USIA DINI}

Anak Indonesia Pintar Matematika

Anak Indonesia Pintar Matematika

Anak Indonesia Pintar Matematika – Pastinya para orang tua akan menginginkan anaknya menjadi seorang yang cerdas, dan mempunyai daya tangkap yang baik.

mendidik anak agar kecerdasaanya terangsang sejak kecil dapat di lakukan oleh para orang tua, bahkan saat mash dalam kandungan.

Orang tua perlu memperhatikan beberapa faktor penting, seperti terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang pada.

 

Cara Paling Baik Meningkatkan Kecerdasan Anak Mulai Dari Usia Dini

Saat dalam peroses belajar mengajar di sekolah anak yang cerdas akan bisa berkonsentrasi penuh. Umumnya anak-anak cerdas akan rajin belajar.  Anak Indonesia Pintar Matematika

 

Cara meningkatkan kecerdasan pada anak:

Mengarahkan Emosi Baik Pada Anak

Anak Indonesia Pintar Matematika – Menurut seorang profesor piskologi dan ilmu saraf Universitas Brigham Young di Provo Utah Hal yang penting untuk di lakukan adalah mengembangkan kecerdasan emosi anak.

Hal tersebut penting untuk perkembangan kognitif dan sosial anak. Orang tua harus membantunya belajar membaca isyarat emosional yang baik.  Anak Indonesia Pintar Matematika

Sebagai contoh, ketika anak sedang bermain, lalu dengan tidak sengaja ada anak lain yang menabraknya.  Maka orang tua perlu segera memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.  Seperti mengatakan kepada sang Anak: ‘Maaf ya, sayang, temanmu tidak sengaja. Ayo, bilang ke dia kalau kamu tidak apa_apa.’

 

Mereka akan lebih mampu mengatasi kegagalan yang ia dapatkan, dan ia pun akan merenungi setiap kesalahannya, lalu kemudian memecahkan masalahnya.

 

Memberikan Anak Stimulasi Sesuai Dengan Usia Dan Kondisi Sang Anak

Anak Indonesia Pintar Matematika – Semua orang tua tentunya menginginkan perkembangan anaknya optimal.  Namun, tidak sedikit orang tua terjebak menjadi hurried parents, yaitu orang tua yang terburu-buru didalam memberikan stimulasi untuk anak.

Hal ini di paparkan oleh Indri Savitri, Psi., M.Psi., Counseling and Education Manager dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI).

Supaya tidak terjadi “hurried parents”, pastikan anak terlebih dahulu sudah mampu dalam kemandiriannya, kemampuan berkomunikasi anak sudah baik, dan anak merasa nyaman dan aman.

Contoh sederhana pada anak balita, ketika mengajarkan baca di usia 2, 3, 4 tahun, sebenarnya pada umur segitu, pengajaran anak hanya perlu sampai proses pengenalan saja|yang sebenarnya untuk anak umur segitu hanya perlu mengajarkan sampai proses pengenalan saja},  tidak perlu terlalu berharap anak menguasai sepenuhnya pada umur tersebut nantinya, di usia matangnya yaitu 5 tahun, anak bisa lebih mudah untuk dapat membaca dengan baik.

Orang tua juga perlu memberikan anak ruang untuk mengembangkan bakat anak.  kalau belum yakin dengan bakat anak, ajak anak untuk mengikuti berbagai kegiatan yang ia mau atau bisa juga dengan mencoba_coba aneka kursus (untuk menemukan yang cocok dengan sang anak).

Anak yang berbakat pada suatu bidang, akan terlihat sekali semangatnya ketika mengikuti kegiatan yang menjadi bakatnya tersebut.

Dan orang tua juga perlu mengamati anaknya, ketika melakukan kegatan_kegiatan yang berkaitan dengan perkembangan bakatnya itu.

 

Penuhi Kebutuhan Kasih Sayang Pada Anak

Menurut seorang piskolog ciuman, pelukan, serta belaian adalah hal yang paling berharga buat anak. Anak akan terpacu untuk melakukan hal-hal yang positif, saat ia telah merasa sangat d hargai oleh orang tuanya.  Anak Indonesia Pintar Matematika

Menangis yang dilakukan oleh anak, merupakan salah satu cara untuk mendapatkan perhatian.  {Kalau kebutuhan cinta dan kasing sayang pada anak sudah dipenuhi, maka anak tidak mudah menangis|Anak tidak akan mudah menangis jika.

Mood sangat mempengaruhi semangat belajar anak, maka dari itu orang tua harus memperhatikan suasana sang anak.

Saat suasana hati yang baik dan bahagia, maka akan lebih bersemangat untuk belajar, sehingga apa yang dipelajari dapat mudah diserap oleh otak.

Anak-anak sangat meginginkan kasih sayang orangtua. Cinta yang diberikan dari orangtua kepada anak, memberikan manfaat sangat besar bagi anak.

Sejak anak masih dalam kandungan saat itu juga sudah mulai berlaku pemberian kasih sayang kepada anak.  Seorang ibu harus menerima kehamilan dan kehadiran bayi dengan hati yang ikhlas dan bahagia.   Tanpa adanya kasih dan sayang dari seorang ibu, tumbuh kembang bayi bisa mengalami masalah besar.

Akan tetapi untuk wanita karir yang hamil bisa menjadi masalah baginya, bahkan dirinya merasa terbebani serta khawatir dengan kehamilannya dan kehadiran anak nantinya akan mengganggu pekerjaanya.

Perkembangan bayi di dalam kandungan dapat terangsang oleh keadaan apapun di luar.  Jika seorang ibu hamil suasana hatinya dalam keadaan bahagia, maka didalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat ras bahagia, dan menjadikan bayi dalam kandungannya ikut bahagia.

Namun jika seorang ibu hamil selalu merasa tertekan, gelisah, merasa terbebani dan juga stress, maka itu akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman, sehingga akan menstimulasi bayi menjadi gelisah.

 

Ada sebuah kebiasaan yang sering kita lihat, yaitu kebiasaan ibu hamil mengelus_elus perutnya, Tahukah anda ternyata itu sangat bermanfaat baik bagi perkembangan bayi. Stimulasi umumnya efektif pada kehamilan yang sudah menginjak usia diatas 6 bulan.

 

Ajarkan Kemandirian Dan Tanggung Jawab Sejak Usia Dini

Sebenarnya wajar saja orang tua mempunyai perasaan khawatir kepada anak, tetapi jangan juga khawair secara berlebihan.  Dengan begitu anak dapat tumbuh menjadi anak yang cerdas, jangan lagi para orang tua terlalu mengkhawatirkan anaknya dengan berlebihan.  Penting bagi orang tua untuk menaruh kepercayaan kepada anak, dan dengan apa yang anak mereka lakukan, akan tetapi disamping itu orang tua juga harus mengawasinya, dengan begitu seandainya ada kekeliruan maka orang tua bisa segera meluruskannya.

 

Tumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

Anak-anak cenderung mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi.  Biasanya anak akan selalu bertanya, disaat ia menemukan suatu benda ataupun suatu hal yang baru pertama kali ia jumpai.  Sebagai orangtua hendaknya mengetahui hal ini.  Orang tua ketika ditanya oleh anaknya, maka berikan perhatian yang baik, jawab dan jelaskan mengenai hal yang di tanyakan oleh anak.

Rasa penasaran adalah motivasi kuat dari seseorang untuk mengetahui apa yang diinginkan. Kreativitas seorang anak bisa tumbuh dan berkembang karena rasa penasaran.  Maka rasa penasaran yang ada pada diri seorang anak adalah hal yang sangat baik, akan tetapi harus di barengi dengan bimbingan dari orang tua.  Jangan sampai rasa penasaran anak mengarah ke hal hal yang tidak baik.

Rasa penasaran ini mampu mendorong anak untuk menguasai kemampuan dalam menyelesaikan masalah, berpikir kritis, serta bernalar baik.  Rendahnya rasa penasaran dalam diri anak, menjawab pertanyaan mengapa anak mempunyai motivasi dan konsentrasi yang rendah, meskipun anak sudah diberikan berbagai les.

 

Yang Menyebabkan Rendahnya Rasa Ingin Tahu Seorang Anak

Anak terlahir dengan rasa penasaran yang sangat tinggi. Anak suka bertanya mengenai berbagai hal, yang tentunya hal-hal sepele untuk orang dewasa.

 

Orangtua yang tidak memahami psikologi anak, merasa kesal dan pusing mendengar anaknya bertanya pertanyaan yang sepele menurut orang tua.  Apalagi kepribadian orang tua yang sangat mudah marah, yang bisa membuat anak “kapok” untuk bertanya.

 

Cukup banyak juga para orang tua yang begitu di tanya anaknya kemudian memberikan jawaban dengan hentakan serta suara yang keras.  Sehingga pada hal ini anak akan mempersepsikan bahwa ia tidak boleh bertanya kepada orang tuanya, kalau bertanya maka orang tua nya akan marah.  Dan hal ini akan menyebabkan dampak yang tidak baik, membuat anak akan mempunyai tingkat rasa penasaran yang rendah.  Kesalahan yang di lakukan oleh banyak orang tua ialah  tidak pernah mengajarkan anaknya mengungkapkan apa yang ada di fikiranya secara bebas serta terbuka.

Orang tua terlalu mudah menyatakan bahwa yang dilakukan anak itu salah.  Orangtua hanya melihat dari sudut pandangnya sendiri saja tanpa melihat dari sudut pandang anak.  anak tidak di berikan kebebasan oleh orang tuanya untuk mengungkapkan pikiran dan juga isi hatinya.  Hal ini akan berdampak buruk untuk psikologinya, jika anak tidak di beri kebebasan untuk berpendapat.  Rasa percaya diri serta rasa keingintahuan terhadap sesuatu akan menurun drastic.

 

Berikanlah Waktu Luang Bersama Anak Anda

Orang tua selalu sibuk bekerja, sehingga saat anak datang dan ingin diperhatikan, maka kebanyakan orang tua akan menyuruh anaknya pergi.  Ini sebuah kesalahan.   Memang benar Anda sangat lelah setelah bekerja, tapi terlalu sering mengacuhkan anak, dapat membuat anak kurang perhatian.  Anak Yang kurang kasih sayang dan juga perhatian dari orang tuanya dapat mengakibatkan anaknya menjadi kurang kreatif.

 

Jangan Memaksakan Anak Untuk Belajar Terlalu Keras

mendorong anak agar belajar seharian penuh, justru bukan membuat anak menjadi pintar, malah akan berdampak tidak baik bagi otaknya.  Terkecuali sang anak memiliki keinginan sendiri untuk belajar seharian tanpa ada paksaan dari orang lain.

 

Akibat dari memaksa anak belajar terlalu keras, bisa membuat otak anak menjadi tumpul ketika sudah besar ketika ia sudah besar, kalau para orang tua terlalu memaksakan anaknya untuk belajar dengan keras di waktu kecilnya.  Sehingga cukup banyak kita lihat saat kecil pintar namun ketika sudah besar malah kebalikannya yaitu menjadi “oon”.  Untuk itu peranan orang tua hanyalah memotifasi anak agar anak mempunyai kemauan untuk belajar .  Biarkan anak belajar sesuai kemampuannya.  Terkadang anak semangat belajar, dan terkadang tidak, hal ini sangat tergantung dari mood anak, sehingga sulit dipaksakan.

 

Jadilah Teladan Bagi Anak

Anak bagaikan kertas putih yang akan mencontoh apa yang dilihatnya.  Seorang anak yang selalu melihat orang tuanya sebagai sosok yang disiplin waktu, maka sang anak bakal ikut menghargai waktunya.  Sehingga kalau mau memiliki anak yang pintar, orang tua setidaknya menjadi contoh yang positif bagi anak-anaknya. Lebih baik lagi orang tua mampu membimbing 100% anak-anaknya misalnya kalau orang tua ingin sang anak jago matematika, maka hal yang sangat baik jika orang tua mengerti tentang pelajaran matematika, sehingga bisa langsung mengajarkan sang anak.

 

Akan sangat beruntung untuk seorang anak yang mempunyai orang tua hebat dan pintar sehingga anaknya akan banyak mengambil ilmu serta kebaikan dari kedua orang tuanya.

Dan itu tidak hanya mencakup tentang bagaimana ia menyelesaikan masalah dalam pelajaran sekolah saja, akan tetapi juga sang anak akan meniru perilaku orang tuanya misalnya seperti bagaimana cara bergaul yang baik dengan teman-teman di sekolahnya, dll.

 

Memberikan Pertanyaan Untuk Memancing Ide Anak

Ada baiknya kalau orang tua menanyakan beberapa pertanyaan kepada anak, contonya seperti bagaimana harinya di sekolah, kalau liburan nanti paling enak kemana, serta pertanyaan ringan lainnya yang sekiranya membuat anak menjadi semangat untuk menjawabnya.

Dengan begitu anak mampu terdorong untuk memikirkan ide_ide baru, dan anak otaknya jadi terlatih sejak kecil, yang dapat memacu anak tumbuh menjadi sosok anak yang cerdas.

 

Bangun Suasana Keluarga Yang Hangat

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa suasana dalam rumah stabil sangat penting untuk perkembangan fungsi kognitif dan ketrampilan anak.  Suasana rumah yang tidak hangat, contohnya orang tua yang sering bersikap keras, mengakibatkan anak memiliki risiko lebih besar terhadap masalah ketrampilan.

 

Jaga Jam Tidur Anak

Kemampuan otak anak tidak akan optimal, kalau tidurnya tidak berkualitas.  Maka orang tua harus memperhatikan kualitas tidur sang anak, pastikan anak telah tertidur sebelum jam 9 malam, dan pastikan juga anak tidur dalam keadaan yang  nyaman, ada baiknya juga jika lampu di matikan saat anak tidur.

Tidur yang berkualitas berpengaruh positif terhadap aspek fungsi kognitif anak, termasuk juga perhatian, memori, pemecahan masalah serta pengambilan keputusan.

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa anak-anak yang tidurnya tidak berkualitas akan lebih beresiko mengalami kesulitan dalam konsentrasi pada pelajaran, sehingga anak cenderung berperilaku buruk saat di sekolah.

 

Memenuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Anak

Asam lemak omega-3 sangatlah bermanfaat baik untuk perkembangan fungsi otak.  Dengan memenuhi asupan omega-3 untuk anak, berati telah membantu anak untuk dapat berkonsentrasi, serta memiliki memori dan juga perhatian yang baik.  Anak Indonesia Pintar Matematika

Orang tua dapat memberikan suplemen minyak ikan dan makanan yang kaya dengan asam lemak omega-3 dan DHA.

 

Dorong Anak Agar Rajin Berolahraga

Olahraga secara teratur sangat penting untuk kesehatan tubuh secara umum, termasuk kesehatan organ otak.

Menurut penelitian yang di lakukan oleh Medical College of Georgia si Augusta mengungkapkan bahwa anak_anak yang memiliki kelebihan berat badan pada usia 7 sampai 11 tahun, di haruskan melakukan olahraga kira-kira selama 20 sampai 40 menit sehari, dan setelah 13 minggu anak tersebut mengalami perbaikan kognitif otaknya, anak tersebut menjadi lebih mudah menyerap pelajaran di sekolah.

Anak yang sering berolahrga, bermanfaat agar memiliki daya pikir dan daya ingat yang baik.  Banyak variasi olahraga yang di berikan untuk anak, misalnya renang, jogging, dll.

 

Mengenalkan Permainan Edukatif Pada Anak

Untuk memberikan permainan yang edukatif tidak perlu yang mewah atau mahal, cukup yang sederhana saja misalnya seperti, teka_teki yang membutuhkan ketrampilan, dan juga membutuhkan memori untuk menyelesaikannya.

Orang  tua dapat membatasi waktu menonton tv anak, dengan cara memberikan permainan edukatif.

Menurut para ahli jika terlalu banyak menonton TV ataupun bermain video game, bisa beresiko menaikan berat badan.

Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa siswa yang menghabiskan lebih banyak waktu menonton TV dalam seminggu, tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di sekolah.

Lembaga American Academy of Pediatrics, menyarankan untuk membatasi waktu menonton TV anak adalah maksimal dua jam per harinya.

 

Berikan Asupan Buah Dan Sayuran

Untuk membantu meningkatkan kesehatan phytochemical maka anak perlu di beri asupan buah dan sayuran yang kaya dengan vitamin dan mineral. Buah dan juga sayuran kaya kandungan antioksidan, yang berfungsi untuk melawan radikal bebas dan juga melindungi perkembangan organ otak anak.  Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak_anak yang sering mengkonsumi buah dan sayuran mempunyai IQ yang lebih tinggi di bandingan dengan mereka yang tidak sama sekali mengkonsumsinya.

 

Membantu Anak Mengatasi Stress Yang Mereka Alami

Kondisi stress seorang anak, dapat beresiko tinggi mengganggu fungsi otak. Menurut penelitian yang di lakukan terhadap anak anak yang berusia 9 sampai 12 tahun menemukan bahwa anak-anak yang sedang mengalami stress bisa memperoleh nilai ujian yang lebih buruk dari anak yang tidak stres. Terutama ujian yang melibatkan kecepatan memori serta perhatian.

 

Sehingga penting bagi orang tua untuk memperhatikan kondisi psikologi anak, ajaklah anak berkomunikasi untuk mengetahui apakah dirinya sedang mengalami masalah dengan teman_temannya.

 

 

Mendekatkan Anak Dengan Alam Sekitar

Beraktivitas di luar rumah ternyata bisa meningkatkan fungsi otak anak terutama untuk konsentrasi, kontrol impuls serta memori.

Karena itu, biarkan anak kurang lebih selama 30 menit bermain-main di alam sekitar. Banyak cara untuk menghabiskan waktu di alam bebas misalnya dengan membaca buku di taman, bersepeda, dan juga main sepak bola.  Namun harus di perhatikan juga jangan sampai anak terlalu lama bermain di luar.  Dan jangan lupa juga pastikan teman-teman anak Anda adalah teman yang baik. Karena jika anak Anda mempunyai teman yang buruk, akan berakibat buruk juga pada anak anda.

 

Rapikan Rumah

Keadaan rumah yang berantakan dapat membuat pikiran jadi kacau.  Penelitian mengungkapkan bahwa keadaan rumah yang berantakan mampu mempengaruhi fungsi intelektual anak.

Buatlah suasana rumah menjadi lebih tenang.  Namun kalau rumah anda rentan terhadap kebisingan dari luar maka sebaiknya melakukan langkah_langkah di bawah ini, memasang jendela ganda, tirai yang berat dll.

 

Melakukan Belajar Bersama Dengan Anak

Tidak Sedikit orang tua yang menyuruh anaknya untuk menjadi orang yang pintar, akan tetapi mereka sendiri malsa-malasan.  Sehingga anak rajin, maka orang tua juga harus rajin.  Orang tua bisa melakukan belajar bersama dengan anak, dan juga melakukan tanya jawab dengan anak.

Kalau orang tua malas mendidik anak, maka bersiaplah anak akan menjadi orang yang kurang baik.

Artikel ini persembahan jauntyamara.com, bila dirasa bermanfaat silahkan dishare

Artikel yang lain

Celana Kerja Big Size

celana kerja pinggang karet

celana panjang modis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *