Anak Cerdas 4 Tahun

22 CARATERBAIK MENINGKATKAN KECERDASAN KECERDASAN ANAK DARI USIA DINI|TIPS SERTA CARA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK MULAI DARI USIA DINI}

Anak Cerdas 4 Tahun

Anak Cerdas 4 Tahun

Anak Cerdas 4 Tahun – Pastinya para orang tua akan menginginkan anaknya menjadi seorang yang cerdas, serta mempunyai daya tangkap yang baik.

mendidik anak supaya kecerdasaanya terangsang sejak kecil bisa di lakukan oleh para orang tua, bahkan saat mash dalam kandungan.

Orang tua perlu memperhatikan beberapa faktor penting, misalnya seperti terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang pada.

 

Tips Serta Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak Mulai Dari Usia Dini

Anak yang cerdas akan mampu berkonsentrasi saat menjalani proses belajar mengajar di sekolah, dan menangkap sesuatu hal dengan sangat baik. Biasanya Anak-anak yang cerdas pasti akan rajin belajar.  Anak Cerdas 4 Tahun

 

Cara meningkatkan kecerdasan anak:

Arahkan Emosi Yang Baik Pada Anak

Anak Cerdas 4 Tahun – Menurut seorang profesor piskologi dan ilmu saraf Universitas Brigham Young di Provo Utah Hal yang sangat penting untuk di lakukan ialah mengembangkan kecerdasan emosi anak.

Hal tersebut sangat penting untuk perkembangan kognitif dan sosial anak. Orang tua harus memberikan pelajaran membaca isyarat emosional yang baik.  Anak Cerdas 4 Tahun

Contoh Misalnya pada saat anak sedang bermain, kemudian ada anak atau temannya yang tidak sengaja menabraknya.  Maka saat itu orang tua harus secepatnya memberi tindakan atas kejadian [tersebut.  Misalnya mengatakan ke sang Anak: ‘Maaf ya, sayang, temanmu tidak sengaja. Ayo, bilang ke dia kalau kamu tidak apa-apa.’

 

Sehingga orang tua perlu. Anak juga mulai terlatih untuk mengidentifikasi kejadian-kejadian yang ada.

Adapun, kalau anak berpikir bahwa kejadian itu disengaja sehingga dendam kepada temannya itu.  Maka hal ini tidak baik, sebab membuat anak akan cenderung tumbuh dengan kemampuan akademis, sosial, dan kognitif yang buruk.

Ajarkan emosi yang positif pada anak, hal ini akan memacu kecerdasan anak.  Anak akan memiliki kecerdasan emosional yang bagus, yang penting dalam pergaulan sosialnya hingga dia dewasa.

 

Selalu Memberikan Sarapan Pagi Pada Anak

 

Anak Cerdas 4 Tahun – Ulm University, jerman, telah melakukan sebuah penelitian, dan mereka menemukan hasil dari penelitian tersebut bahwa pelajar yang selalu mengawali harinya dengan sarapan pagi, mempunyai ingatan yang tajam serta lebih waspada di bandingkan pelajar yang tidak sarapan pagi.

Sebuah studi di Inggris, mengemukakan bahwa sarapan pagi yang memberikan asupan karbohidrat kompleks mampu membantu anak_anak mempertahankan kinerja mentalnya.  Dengan begitu anak-anak mempunyai kemampuan yang bagus dalam perhatian, daya pikir serta daya ingatannya.

Berikanlah anak anda sarapan yang sehat seperti, Buah, sereal gandum, susu rendah lemak, atau juga makanan yang kaya akan protein seperti telur dan kacang_kacangan.

Dikutip dari Tribunnews..com, bahwa sarapan pagi mampu menekan nafsu makan di siang hari, selain itu sarapan juga berguna untuk mengembalikan metabolisme dalam tubuh dan bisa menjaga mood(suasana hati) sesorang.

Dengan rutin sarapa di pagi hari maka dengan begitu akan meningkatkan daya ingat serta konsentrasi anak saat belajar di sekolah.

 

Saat sarapan dengan makanan yang mengandung glukosa, itu bermanfaat untuk mekanisme daya ingat sang anak.

Sebuah penelitian oleh Semeon dan Mc Gregor pada tahun 1998,  menemukan bahwa anak yang terbiasa sarapan IQ nya lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak terbiasa sarapan.

Menu sarapan harus seimbang, kadar lemak jangan terlalu tinggi, harus kaya serat dan juga protein, untuk porsinya tidak boleh berlebihan.

 

Memuji Anak Dengan Cara Yang Benar

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa, dengan mendapatkan pujian anak_anak akan lebih giat dan bekerja keras, dan dirinya bisa terpacu melakukan hal yang lebih baik. Apalagi yang sangat berpengaruh adalah pujian dari orang tuanya.

Pujian yang dimaksudkan, yaitu memuji upaya mereka, bukan memuji kecerdasan mereka.

Untuk itu, dari pada orang tua mengatakan kepada anaknya ”Kamu pintar sekali,”. Lebih baik orang tua mengatakan, “ Kamu pasti belajar sangat rajin hingga bisa mendapatkan nilai seperti ini”.

Hal ini dapat menumbuhkan growth mindset pada anak, yaitu keyakinan bahwa dirinya mampu berbuat lebih. yang nantinya dia yakin akan mendapatkan manfaat dari apa yang diperbuatnya. yang sangat baik dari apa yang telah ia kerjakan

Hal ini sangat bermanfaat baik untuk tumbuh kembang anak, sebuah penelitian panjang yang di lakukan kurang lebih selama 30 tahun.  hasil studi menunjukkan bahwa anak_anak yang dibesarkan dengan “growth mindset” akan lebih baik dalam perkembangan secara akademik.  Mereka lebih mampu untuk mengatasi kegagalan yang mendera, merenungkan kesalahan, dan memecahkan masalah.

 

Beri Anak Stimulasi Sesuai Dengan Usia Dan Kondisinya

Anak Cerdas 4 Tahun – Semua orang tua tentunya ingin perkembangan anaknya optimal.  Tapi, tidak sedikit orang tua terjebak menjadi hurried parents, yaitu terkesan terburu-buru didalam memberikan stimulasi untuk anak.

Hal ini di paparkan oleh Indri Savitri, Psi., M.Psi., Counseling & Education Manager dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI).

Agar tidak menjadi “hurried parents”, pastikan anak terlebih dahulu sudah mampu dalam kemandiriannya, kemampuan berkomunikasi anak sudah baik, dan anak merasa nyaman dan aman.

Contohnya saat mengajarkan balita membaca di usia 2, 3, sampai 4 tahun, sebetulnya pada umur segitu, pengajaran anak Cuma perlu sampai proses pengenalan saja|yang sebenarnya untuk anak umur segitu hanya perlu mengajarkan sampai proses pengenalan saja},  Para orang tua tak perlu berharap atau memaksakan sang anak untuk menguasai sepenuhnya, sebab akan ada waktunya anak bisa lebih mudah membaca dengan baik yaitu sekitar umur 5 tahun.

Orang tua juga harus memberikan anak ruang untuk mengembangkan bakat anak.  Ajaklah anak anda untuk mengikuti kegiatan jika anda masih belum yakin dengan bakat sang anak, atau bisa juga mengajaknya mengikuti berbagai kursus.

Anak yang berbakat pada suatu bidang, akan terlihat sekali semangatnya saat mengikuti kegiatan yang menjadi bakatnya tersebut.

Dan orang tua juga harus mengamati anaknya, saat melakukan kegatan-kegiatan yang berkaitan dengan perkembangan bakatnya itu.

 

Memenuhi Kasih Sayang Pada Anak

Menurut seorang piskolog ciuman, pelukan, dan belaian adalah hal yang paling berharga buat anak. Anak akan terpacu untuk melakukan hal-hal yang positif, saat ia telah merasa sangat d hargai oleh orang tuanya.  Anak Cerdas 4 Tahun

Menangis yang dilakukan oleh anak, itu adalah salah satu cara untuk mendapatkan perhatian.  {Jika kebutuhan cinta dan kasing sayang pada anak sudah dipenuhi, maka anak tidak mudah menangis|Anak tidak akan mudah menangis kalau] kebutuhan kasih dan sayangnya telah terpenuhi.

Untuk itu, orang tua perlu memperhatikan suasana hati anak. Mood sangatlah mempengaruhi semangat belajar anak.

Anak akan lebih bersemangat dan juga akan lebih mudah menyerap apa yang telah ia pelajari ketika suasana hatinya sedang baik dan bahagia.

Cinta yang di berikan orang tua kepada anaknya akan, memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk anak, sebab anak sangat menginginkan kasih sayang dan cinta dari orang tua nya.

Sejak anak masih dalam kandungan saat itu juga sudah mulai berlaku pemberian kasih sayang kepada anak.  Seorang ibu harus mau menerima kehamilan dan kehadiran bayi dengan hati yang ikhlas dan bahagia.   Tanpa kasih sayang, tumbuh kembang bayi akan mengalami masalah besar.

Masalah sering timbul khusunya pada seorang wanita karier yang hamil, dirinya justru merasa terbebani serta khawatir bahwa kehamilannya dan juga kehadiran anak akan mengganggu pekerjaannya.

Perkembangan bayi saat masih dalam kandungan dapat terangsang oleh keadaan di luar.  Jika seorang ibu hamil suasana hatinya sedang dalam keadaan bahagia, maka didalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat_zat ras bahagia, dan menjadikan bayi dalam kandungannya ikut bahagia.

Namun jika seorang ibu hamil selalu merasa gelisah, tertekan, merasa terbebani serta stress, maka itu akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman, sehingga akan membuat bayi menjadi gelisah.

 

Ada sebuah kebiasaan yang sering kita lihat, kebiasaan mengelus-elus perut oleh ibu hamil terhadap bayi di dalam kandungan, ternyata memiliki manfaat untuk perkembangan bayi. Setimulasi pada umumnya bisa sangat efektis disaat usia kehamilan telah memasuki diatas enam bulan.

 

Ajarilah Anak Kemandirian Serta Tanggung Jawab Sejak Usia Dini

Orang tua yang memiliki rasa khawatir terhadap anak nya adalah sebuah hal yang wajar, tetapi untuk khawatir juga ad batasaanya, jangan sampai orang tua khawatir berlebihan terhadap anaknya.  Dengan begitu anak dapat tumbuh menjadi anak yang cerdas, jangan lagi para orang tua terlalu mengkhawatirkan anaknya dengan berlebihan.  Orang tua perlu memberi kepercayaan kepada sang anak dengan apa yang mereka lakukan, namun orang tua perlu memantaunya, jadi kalau ada kekeliriun pada anak maka orang tua harus meluruskan.

 

Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

Anak-anak cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.  Biasanya anak akan selalu bertanya, pada saat ia menemukan suatu benda ataupun suatu hal yang baru ia jumpai.  Orang tua sebaiknya mengetahui hal ini.  Disaat sang anak bertanya kepada orang tuanya, maka orang tua harus memperhatikan dengan baik, lalu kemudian menjawabnya.

Rasa penasaran menjadi motivasi kuat dari seseorang untuk mengetahui apa yang diinginkan. Rasa penasaran dapat menumbuhkan serta mengembangkan kreativitas seseorang.  Maka rasa penasaran yang ada di dalam diri seorang anak adalah hal yang baik, akan tetapi harus di barengi dengan bimbingan dari orang tua.  Jangan sampai rasa penasaran anak pada hal_hal yang tidak baik.

Dengan rasa penasaran inilah soreng akan mampu terdorong untuk menguasai kemampuannya dalam menyelesaikan masalah.  Rendahnya rasa penasaran dalam diri anak, menjawab pertanyaan mengapa anak mempunyai motivasi dan konsentrasi yang rendah, meskipun anak sudah diberikan berbagai les.

 

Yang Menyebabkan Rendahnya Rasa Ingin Tahu Seorang Anak

Anak terlahir dengan rasa penasaran yang sangat tinggi. Anak suka bertanya tentang berbagai hal, yang tentunya hal-hal sepele untuk orang dewasa.

 

Untuk para orang tua yang belum memahami piskologi anak, pasti akan merasa kesal serta pusing tiap kali mendengar anaknya bertanya pertanyaan yang sepele menurut orang tua.  Apalagi kalau kepribadan orang tua mudah marah, yang bisa membaut anak ‘kapok’ untuk bertanya kepada orang tuanya.

 

Cukup banyak juga para orang tua yang saat di tanya anaknya kemudian memberikan jawaban dengan hentakan serta suara yang keras.  Sehingga dalam hal ini anak akan menganggap bahwa ia tidak boleh bertanya kepada orang tuanya, jika bertanya maka orang tua nya akan marah.  Hal ini mengakibatkan dampak serius, membuat anak mempunyai rasa penasaran yang rendah didalam mengetahui sesuatu.  Kesalahan yang di lakukan oleh banyak orang tua ialah  tidak pernah mengajarkan anaknya berbagi apa yang ada di fikiranya secara bebas dan terbuka.

Orang tua terlalu mudah menyatakan bahwa yang dilakukan anak itu salah.  Dan kebanyakan orang tua Cuma melihat dari sudut pandang dirinya tanpa melihat terlebih dahulu sudut pandang anaknya.  anak tidak di berikan kebebasan oleh orang tuanya untuk mengungkapkan pikiran dan juga isi hatinya.  Hal ini akan berdampak buruk untuk psikologinya, kalau anak tidak di beri kebebasan untuk berpendapat.  Rasa percaya diri serta rasa keingintahuan terhadap sesuatu akan menurun drastic.

 

Siapkan Waktu Luang Bagi Anak Anda

Banyak orang tua yang sangat sibuk dengan pekerjaanya, sehingga disaat ada dirumah dan anak datang ingin di perhatikan, pastilah sang anak akan disuruh untuk menjauh darinya.  Ini adalah kesalahan yang sangat fatal.   Mungkin banyak orang tua yang melakukan hal seperti itu karena sudah terlalu lelah dengan urusan pekerjaanya, tetapi ketahuilah kalau sering mengacuhkan anak seperti itu, anak akan sangat kekurangan perhatian dan juga kasih sayang orang tua.  Anak yang kurang perhatian dari lingkungannya, umumnya mengakibatkan sang anak menjadi kurang kreatif.

 

Jangan Paksa Anak Belajar Terlalu Keras

mendorong anak agar belajar seharian penuh, justru bukan membuat pinter sang anak, malah akan berdampak tidak baik bagi otaknya.  Terkecuali sang anak memiliki keinginan sendiri untuk belajar seharian tanpa ada paksaan dari orang lain.

 

Akibat dari memaksa anak belajar terlalu keras, dapat membuat otak anak mudah tumpul ketika sudah besar saat ia sudah besar, jika para orang tua terlalu memaksakan anaknya untuk belajar dengan keras di waktu kecilnya.  Sehingga cukup banyak kita lihat saat kecil pintar namun ketika sudah besar malah kebalikannya yaitu menjadi “oon”.  Untuk itu, orang tua hanya perlu memotivasi anak agar rajian belajar.  Biarkan anak belajar sesuai kemampuannya.  Terkadang anak sangat  giat dan semangat untuk belajar, namun terkadang juga sang anak sangat malas untuk belajar, jadi hal ini menunjukan semua itu tergantung dari mood sang anak.

 

Jadilah Teladan Bagi Anak

Anak bagaikan kertas putih yang akan mencontoh apa yang dilihatnya.  Seorang anak yang selalu melihat orang tuanya sebagai sosok yang disiplin waktu, maka sang anak akan ikut menghargai waktunya.  Jadi jika para orang tua menginginkan anaknya tumbuh menjadi anak yang cerdas dan pintar, maka jadilah teladan yang baik dan positif bagi anak. Akan lebih baik lagi kalau para orang tua sepenuhnya mampu mendidik anaknya, misalnya kalau orang tua ingin anaknya jago dalam ilmu matematika maka orang tuanyalah yang mengajarkannya.

 

Sangat beruntung seorang anak yang memiliki orang tua yang hebat dalam banyak hal, sehingga anak akan memperoleh banyak manfaat dari orang tuanya.

Dan itu tidak hanya mencakup tentang bagaimana ia menyelesaikan masalah didalam pelajaran sekolah saja, melainkan juga sang anak akan meniru perilaku orang tuanya misalnya bagaimana cara bergaul yang baik dengan teman di sekolahnya, dll.

 

Berikan Pertanyaan Untuk Memancing Ide Anak

Ada baiknya jika orang tua menanyakan beberapa pertanyaan, contonya seperti bagaimana harinya di sekolah, kalau liburan nanti paling enak kemana, dan pertanyaan ringan lainnya yang sekiranya membuat anak jadi semangat untuk menjawabnya.

Hal ini akan mendorong anak untuk memikirkan berbagai ide-ide baru, sehingga anak terbiasa terlatih otak atau pikirannya sejak kecil, yang membuat anak tumbuh menjadi sosok yang cerdas nantinya.

 

Bangun Suasana Keluarga Yang Hangat

Menurut para ahli suasana dalam rumah yang stabil serta tenang bisa mempengaruhi perkembangan fungsi kognitif dan juga keterampilan anak.  Contoh rumah yang tidak memliki suasana hangat adalah orang tua yang suka bersikap keras, mengakibatkan anak lebih beresiko memiliki masalah pada ketrampilannya.

 

Jaga Jam Tidur Anak

Kemampuan otak anak tidak akan optimal, jika tidurnya tidak berkualitas.  Maka orang tua perlu memperhatikan kualitas tidur sang anak, pastikan anak sudah tertidur sebelum jam 9 malam, lalu pastikan anak tidur dalam keadaan yang  nyaman, ada baiknya juga jika lampu di matikan saat anak tertidur.

Dengan tidur yang berkualitas maka akan  menghasilkan dampak positif terhadap aspek fungsi kognitif anak, termasuk juga perhatian, memori, pemecahan masalah dan dalam pengambilan keputusan.

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa anak-anak yang tidurnya tidak berkualitas akan lebih beresiko mengalami kesulitan dalam konsentrasi pada pelajaran, sehingga anak cenderung berperilaku buruk di sekolah.

 

Memenuhi Asupan Asam Lemak Omega-3 Anak

Asam lemak omega-3 sangatlah bermanfaat baik untuk perkembangan otak anak.  Dengan memenuhi asupan omega-3 anak, berati sudah membantu anak untuk dapat berkonsentrasi, serta memiliki memori dan juga perhatian yang baik.  Anak Cerdas 4 Tahun

Orang tua bisa memberikan suplemen minyak ikan serta makanan yang kaya oleh asam lemak omega-3 dan DHA.

 

Mengajari Anak Rajin Berolahraga

Selain penting untuk kesehatan tubuh, Olahraga juga penting sekali untuk kesehatan organ otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Medical College of Georgia di Augusta menemukan bahwa saat anak_anak yang kelebihan berat badan di usia 7 sampai 11 tahun, disuruh berolahraga selama 20 atau 40 menit dalam sehari ternyata setelah 13 minggu, anak-anak tersebut mengalami perbaikan fungsi kognitif otak. Sehingga mereka lebih mampu untuk menyerap pelajaran.

Anak yang rajin berolahraga akan mempunyai daya pikir dan daya ingat yang baik.  Jenis olahraga yang diberikan pada anak bisa bervariasi, seperti jogging, bersepeda, berenang, dll.

 

Mengenalkan Permainan Edukatif Pada Anak

Untuk memberikan permainan yang edukatif tidak perlu yang mewah atau mahal, cukup yang sederhana saja misalnya seperti, teka_teki yang membutuhkan ketrampilan, serta membutuhkan memori untuk menyelesaikannya.

Dengan memberikan permainan edukatif pada anak, otomatis orang tua bisa membatasi waktu menonton TV.

Menurut para ahli jika terlalu banyak menonton TV ataupun bermain video game, dapat beresiko menaikan berat badan.

Para peneliti juga menyebutkan bahwa jika seorang siswa menghabiskan waktu hari minggunya Cuma untuk menonton tv, maka dia tidak mampu menunjukan kemampuan terbaiknya di sekolah.

Sebuah lembaga di bagian negara America, menyarankan agar membatasi waktu menonton tv anak, dan maksimal anak menonton tv ialah hanya 2 jam per hari.

 

Memberikan Asupan Buah Dan Juga Sayuran

Untuk membantu meningkatkan kesehatan phytochemical maka anak harus di beri asupan buah dan juga sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral. Buah dan juga sayuran kaya dengan kandungan antioksidan, yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas dan melindungi perkembangan organ otak anak.  Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak anak yang sering mengkonsumi buah dan juga sayuran memiliki IQ yang lebih tinggi di bandingan dengan mereka yang tidak sama sekali mengkonsumsinya.

 

Bantu Anak Mengatasi Stres Yang Dialaminya

Hal itu karena kondisi stres yang dialami oleh anak, bisa beresiko tinggi mengganggu fungsi pada otak. Pada sebuah penelitian yang dilakukan terhadap anak anak beusia 9 sampai 12 tahun Penelitian yang dilakukan para peneliti dari University of Malaga di Spanyol, menemukan hasil bahwa anak yang merasa stres memiliki hasil ujian yang lebih buruk daripada anak anak yang tidak stress. Terutama ujian yang melibatkan kecepatan memori dan perhatian.

 

Oleh karena itu sangat sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan kondisi piskologi anaknya, sering-sering lah mengajak komunikasi dengan anak, untuk menanyakan apakah sedang ada masalah atau tidak dengan teman-temannya.

 

 

Mendekatkan Anak Dengan Alam Sekitar

Beraktivitas di luar rumah dapat meningkatkan konsentrasi, kontrol implus serta memori.

Jadi biarkanlah anak anda bermain di luar rumah ,kurang lebih selama 30 menit. Banyak cara untuk menghabiskan waktu di alam bebas misalnya dengan membaca buku di taman, bersepeda, dan juga main sepak bola.  Namun jangan sampai anak bermain di luar rumah secara belebihan, jangan membiarkan anak bermain seharian di luar.  Terus pastikan teman_teman anak di luar adalah anak yang baik. Karena jika anak Anda memiliki teman yang buruk, akan berakibat buruk juga pada anak anda.

 

Rapikan Rumah

Keadaan rumah yang berantakan dapat membuat pikiran jadi kacau.  Penelitian mengungkapkan bahwa keadaan rumah yang berantakan mampu mempengaruhi fungsi intelektual anak.

Selain itu hindari kebisingan di dalam rumah.  Apabila lingkungan rumah Anda rentan terhadap kebisingan dari luar, lakukanlah langkah-langkah seperti alat peredam kebisingan, memasang jendela ganda, tirai yang berat, dll.

 

Belajar Bersama Anak

Tidak Sedikit orang tua yang menyuruh anaknya untuk jadi orang yang pintar, akan tetapi mereka sendiri bermalas malasan.  Sehingga anak rajin, maka orang tua juga harus rajin.  Orang tua bisa belajar bersama anak, Tanya jawab dengan anak, dan hal semacamnya.

Bersiaplah anak anda bisa menjadi anak yang kurang baik, untuk anda yang malas mendidik anak.

Artikel ini persembahan jauntyamara.com, bila dirasa bermanfaat silahkan dishare

Artikel yang lain

Celana Kerja Big Size

celana kerja pinggang karet

celana panjang modis

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *